Contoh Paragraf Generalisasi
Direktur Utama Perum Bulog
Mustafa Abubakar memperkirakan bahwa kekeringan di sejumlah daerah tidak akan
mengganggu stok beras nasional. Bahkan, rencana impor 2007 akan diundur untuk
2008 karena produksi beras dalam negeri dalam beberapa bulan mendatang mencukupi
kebutuhan nasional. Mustafa menjelaskan bahwa stok beras per Juli 2007 sebanyak
1,63 juta ton cukup untuk kebutuhan nasional selama 7 bulan. Rencana pengadaan
1,8 juta ton tahun ini sudah terpenuhi 1,53 juta ton dari pembelian beras
petani. Impor beras 2008 diperkirakan hanya 1,3 juta ton, lebih sedikit 200.000
ton dari rencana impor tahun 2007. Dengan demikian, cadangan beras nasional
masih dapat mencukupi kebutuhan pangan masyarakat dan tidak perlu dikhawatirkan
sampai akhir 2007 "
sumber: http://carapedia.com/paragraf_generalisasi_info1968.html
sumber: http://carapedia.com/paragraf_generalisasi_info1968.html
Contoh Paragraf Analogi
Dalam hal penanganan kredit macet di Indonesia
saat ini memang penanganannya tidaklah mudah. Ibarat kita memegang sebutir telur,
apabila terlalu keras memegangnya, telur itu akan pecah. Namun jika terlalu
longgar memegangnya juga akan pecah karena dapat terlepas dari tangan. Pihak
Bank harus selektif dalam pemberian kredit, baik KTA (Kredit Tanpa Agunan) maupun
KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Agar pinjaman–pinjaman kredit yang diberikan
tidak menambah membengkaknya angka kredit macet.
Contoh Paragraf Sebab-Akibat
(Kausalitas)
Seharusnya Indonesia telah menerapkan Negara
kesejahteraan sejak awal kemerdekaan. Program Jamsostek baru dimulai pada 1976
sehingga Indonesia tertinggal membentuk tabungan nasional. Padahal, Malaysia
sudah memulainya sejak 1959. Akibatnya, saat krisis melanda Asia pada
1997/1998, Indonesia paling sulit untuk bangkit lagi. Oleh karena itu,
Indonesia perlu melakukan reformasi penyelenggaraan program jaminan sosial.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar