Pemerintahan
Obama yang rajin memberikan stimulus membuat harga emas kembali naik. Harga
emas melejit sekitar pukul 11.00 malam kemarin hingga mencapai level US$1.720
per troy ons karena kemenangan Obama atas rivalnya Romney dalam perebutan kursi
kepresidenan AS.
"Keunggulan
Obama terhadap Romney dalam pengumpulan jumlah electoral vote kembali
mengangkat harga emas pagi ini ke level US$1.723," ungkap Head of Research
and Analysis PT Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, dalam risetnya, hari
ini.
Bias
pergerakan harga jangka pendek saat ini menjadi bullish namun ada resisten di
sekitar level US$1.727 yang dapat menahan penguatan lanjutan harga emas. Bila
level US$1.727 dapat ditembus, emas akan kembali menguat menuju potensi target
US$1.734 lalu ke US$1.735. Namun bila US$1.727 mampu bertahan, harga emas akan
kembali menguji area support sekitar US$1.704 lalu ke US$1.694.
Pemerintahan
Obama yang rajin memberikan stimulus, menjadikan prospek kemenangan Obama
mendukung penguatan harga emas.
Selain
itu, Eropa juga sedang menunggu voting di parlemen Yunani mengenai program
penghematan anggaran. Harga emas akan terdukung naik jika parlemen Yunani
menyetujui proposal penghematan anggaran tersebut. (BERITASATU.COM)
Emas
dikenal sebagai salah satu alat investasi jangka panjang. Karena wujudnya yang
tidak berubah dari waktu kewaktu, banyak orang-orang yang memilihnya sebagai
alat investasi yang efisien. Dengan kembali naiknya harga emas, usai kemenangan
Obama, membuat nilai investasi pada emas semakin tinggi. Pesta politik di
negara adidaya ini sangat memberikan dampak yang berarti dalam industri pertambangan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar