Tentang yang punya blog ini....

Foto saya
Depok, Depok, Indonesia
I just a simple girl who try to be a good person, not for my self but for my parents and my family.I just wanna see them to be proud with me,, I'm not the perfect one, but I always try to be better.

08/11/12

Kemenangan Obama Lambungkan Harga Emas


Pemerintahan Obama yang rajin memberikan stimulus membuat harga emas kembali naik. Harga emas melejit sekitar pukul 11.00 malam kemarin hingga mencapai level US$1.720 per troy ons karena kemenangan Obama atas rivalnya Romney dalam perebutan kursi kepresidenan AS.

"Keunggulan Obama terhadap Romney dalam pengumpulan jumlah electoral vote kembali mengangkat harga emas pagi ini ke level US$1.723," ungkap Head of Research and Analysis PT Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, dalam risetnya, hari ini.

Bias pergerakan harga jangka pendek saat ini menjadi bullish namun ada resisten di sekitar level US$1.727 yang dapat menahan penguatan lanjutan harga emas. Bila level US$1.727 dapat ditembus, emas akan kembali menguat menuju potensi target US$1.734 lalu ke US$1.735. Namun bila US$1.727 mampu bertahan, harga emas akan kembali menguji area support sekitar US$1.704 lalu ke US$1.694.
Pemerintahan Obama yang rajin memberikan stimulus, menjadikan prospek kemenangan Obama mendukung penguatan harga emas.

Selain itu, Eropa juga sedang menunggu voting di parlemen Yunani mengenai program penghematan anggaran. Harga emas akan terdukung naik jika parlemen Yunani menyetujui proposal penghematan anggaran tersebut. (BERITASATU.COM)

Emas dikenal sebagai salah satu alat investasi jangka panjang. Karena wujudnya yang tidak berubah dari waktu kewaktu, banyak orang-orang yang memilihnya sebagai alat investasi yang efisien. Dengan kembali naiknya harga emas, usai kemenangan Obama, membuat nilai investasi pada emas semakin tinggi. Pesta politik di negara adidaya ini sangat memberikan dampak yang berarti dalam industri pertambangan.  

BBM Diganti Gas, PLN Hemat Rp 5,4 Miliar per Hari


Penggunaan gas dari Central Processing Plant (CPP) Gas Gundih, Jawa Tengah, berpotensi menghemat biaya pembangkit listrik sebesar Rp 21,4 triliun. Penghematan dilakukan dengan mengganti penggunaan BBM dengan gas di PLTGU Tambak Lorok.
"Potensi penghematan bisa mencapai Rp 5,4 miliar per hari atau sekitar Rp 21,4 triliun dalam 12 tahun," kata Manajer Humas Pertamina EP Agus Amperianto dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 November 2012.
CPP Gas Gundih rencananya mengalirkan 50 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) selama 12 tahun ke PLTGU Tambak Lorok. Gas ini akan menggantikan 505 juta liter high speed diesel (HSD) per tahun.
Saat ini, proyek CPP Gundih yang bernilai US$ 120 juta itu masih dalam tahap pembangunan, yang dilakukan oleh konsorsium PT Inti Karya Persada Teknik dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Saat ini, sejumlah fasilitas CPP telah selesai dibangun, meliputi control building, substation, pipe rack, dan air instrument tank system.
Adapun pembangunan fasilitas lainnya yang masih berlangsung adalah pembetonan jalan masuk CPP, pembangunan pondasi peralatan gas turbine generator, pondasi gas separator unit, pondasi acid gas removal unit, tanki kondensat, pipanisasi untuk fire water system, serta pembuatan jalan inspeksi sumur dan perbaikan rutin. "Jadwal onstream pada tahun 2013," kata Agus.
Gas dari CPP akan dialirkan melalui pipa oleh PT Sumber Petrindo Perkasa, yang menjadi pembeli gas dari Pertamina EP. Untuk mengkonversi pemakaian BBM di seluruh PLTGU dan PLTU Tambak Lorok, dibutuhkan sekitar 190 MMSCFD gas. Selain gas dari Pertamina EP, PLTGU Tambak Lorok juga akan mendapat pasokan gas dari Lapangan Kepodang, yang dikelola Petronas sebanyak 116 MMSCFD. (TEMPO.CO, Jakarta )
Indonesia sebagai negara yang begitu kaya akan sumber daya alamya, memang sudah sepatutnya menggunakan sumber daya lain selain BBM. Penggantian penggunaan BBM dengan Gas tentu saja dapat menghemat pemakaian BBM yang sumber dayanya saat ini sudah semakin berkurang di dunia. Penggantian penggunaan sumber  energi ini, akan lebih baik dampaknya apabila terjadi di negara-negara yang memiliki kekayaan alam berupa Gas, bukan hanya di Indonesia.

Bank Mandiri Kucurkan Kredit Lewat Kantor Pos


PT Bank Mandiri Tbk menggandeng PT Pos Indonesia memperkuat layanan kredit mikro. Bank terbesar di Indonesia itu membuka kantor layanan kredit mikro yang terintegrasi melalui kantor pos yang pertama di Sidoarjo, Jawa Timur.

"Kami ingin lebih mendekatkan diri lagi ke masyarakat Indonesia melalui sinergi dengan Pos Indonesia," kata Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini, saat meresmikan kantor layanan mikro bernama Mandiri Mitra Usaha Pos, di Sidoarjo, Jumat, 19 Oktober 2012.

Zaini mengatakan pihaknya dan PT Pos memiliki misi yang sama sebagai agen pembangunan. Melalui kerja sama ini, kedua perseroan akan bersinergi untuk membangun Indonesia dengan pengembangan usaha mikro yang merupakan penopang perekonomian nasional.

Menurut dia, Bank Mandiri secara serius menggarap sektor mikro. Hingga September 2012, perseroan telah menyalurkan kredit ke sektor usaha mikro sebesar Rp 40,28 triliun. Angka tersebut tumbuh 63,61 persen dibandingkan dengan penyaluran kredit hingga September 2011 yang mencapai Rp 24,62 triliun.

Dari sisi jumlah nasabah, di sektor kredit mikro juga meningkat pesat menjadi 789 ribu nasabah hingga bulan September 2012. “Angka ini meningkat dibandingkan 647 ribu nasabah pada bulan September 2011," ujarnya.

Di lain pihak, dari total kredit mikro tersebut sebesar Rp 29,28 triliun atau 72,69 persen disalurkan ke sektor usaha produktif dengan fokus pada produk-produk unggulan, seperti pedagang kelontong, pedagang pasar, warung makan, dan pertanian.

Angka penyaluran kredit tersebut kian meningkat hingga Rp 46,10 triliun sampai akhir 2012 melalui kerja sama dengan Pos Indonesia yang saat ini memiliki lebih dari 3.700 jaringan kantor yang tersebar sampai pelosok Tanah Air. "Khusus di wilayah Jawa Timur, kredit mikro yang telah disalurkan mencapai Rp 4,44 triliun,” kata Zaini.

Penyaluran terbesar ditujukan kepada sektor usaha produktif yang mencapai Rp 3,20 triliun atau 72,20 persen dari total penyaluran kredit mikro Bank Mandiri di Jawa Timur.

Direktur Utama Pos Indonesia, I Ketut Mardjana, mengemukakan kerja sama Bank Mandiri dengan Pos Indonesia telah dilakukan sejak tahun 2010. Upaya itu meliputi kerja sama korporasi dan pemanfaatan jaringan,outlet, dan layanan milik Pos Indonesia.

"Selama ini, Pos Indonesia sendiri dapat memberikan layanan jasa berupa pengiriman surat dan paket pos (mail/parcel), logistik, serta jasa keuangan (financial services) kepada masyarakat yang berada di urban area maupun rural area," ucapnya.

Melalui kantor layanan Mandiri Mitra Usaha Pos tersebut, masyarakat dapat mengakses Kredit Usaha Mikro berupa kredit usaha dengan maksimum limit kredit sebesar Rp 100 juta. Masyarakat juga dapat mengakses Kredit Serbaguna Mikro yang bisa memenuhi berbagai kebutuhan dengan maksimum kredit sebesar Rp 50 juta.

Pada tahun 2011, kata Mardjana, kantor layanan Mandiri Mitra Usaha Pos yang terbentuk berjumlah 10 kantor layanan--yang terdiri atas enam KCP Mandiri Mitra Usaha Pos dan empat Kios Mandiri Mitra Usaha Pos. Jumlahnya naik hingga 29 kantor saat ini. Hingga akhir tahun ditargetkan meningkat hingga 39 kantor, terdiri atas 35 KCP dan empat kios mandiri mitra usaha pos.

( AGUS SUPRIYANTO TEMPO.CO, Sidoarjo )
Langkah kerja sama antara PT. Pos Indonsesia dengan PT. Bank Mandiri ini merupakan langkah yang sangat baik. Dengan memberikan kredit melalui kantor pos, tentu saja akan sangat membantu masyarakat yang ingin mengembangkan usaha mereka. Tentunya hal ini dapat berdampak pada peningkatan kemakmuran masyarakat sekitar. Misalnya dapat menciptakan lapangan pekerjaaan, yang dapat mengurangi jumlah angka pengangguran.

07/11/12

Hatta Rajasa: Pemerintah Akan Kurangi Impor Beras


Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pemerintah akan mengurangi impor beras ke dalam negeri.
"Kecuali kalau terjadi musibah. Jadi saat ini impor tak lebih dari lima persen kebutuhan," ujar Hatta dalam rapat bersama Badan Anggaran di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (1/10), "Kita impor sapi juga jauh berkurang sekarang ini, beda pada waktu Idul Adha."

Beberapa hari lalu, kepada pers, Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan mengatakan saat ini Indonesia telah mencapai swasembada beras. Tahun ini produksi beras nasional diperkirakan mencapai 38,564 juta ton, lebih banyak dari kebutuhan konsumsi beras nasional sebesar 33,035 juta ton.

Meski telah mencapai swasembada, kata Rusman, pemerintah tetap mengimpor. "Impor beras itu untuk tambahan cadangan ketahanan pangan atau memperkuat stok target surplus yang diinginkan Presiden, yakni 10 juta ton per tahun," ujarnya.
Terkait peningkatan ketahanan pangan, Hatta menambahkan, pemerintah akan menambah lahan pertanian. Tak hanya itu, pihaknya juga akan menambah frekuensi panen. "Misalnya, dalam setahun petani hanya memanen satu kali setahun, bisa menjadi dua atau tiga kali setahun," ujarnya. (ALI/YUS) ( Pertanian | oleh Rochmanuddin, Liputan6.com, Jakarta)

Pengurangan impor beras ini merupakan salah satu tindakan yang tepat disamping karena sudah cukupnya persediaan beras bagi konsumsi nasional, tentunya juga dapat mengangkat perekonomian petani nasional. Seperti diketahui belakangan ini pasaran di banjiri oleh produk-produk impor yang harganya lebih murah dibanding dengan produk lokal. Dan hal ini tentunya sangat merugikan bagi para petani tersebut.

Contoh Paragraf


Contoh Paragraf Generalisasi

Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar memperkirakan bahwa kekeringan di sejumlah daerah tidak akan mengganggu stok beras nasional. Bahkan, rencana impor 2007 akan diundur untuk 2008 karena produksi beras dalam negeri dalam beberapa bulan mendatang mencukupi kebutuhan nasional. Mustafa menjelaskan bahwa stok beras per Juli 2007 sebanyak 1,63 juta ton cukup untuk kebutuhan nasional selama 7 bulan. Rencana pengadaan 1,8 juta ton tahun ini sudah terpenuhi 1,53 juta ton dari pembelian beras petani. Impor beras 2008 diperkirakan hanya 1,3 juta ton, lebih sedikit 200.000 ton dari rencana impor tahun 2007. Dengan demikian, cadangan beras nasional masih dapat mencukupi kebutuhan pangan masyarakat dan tidak perlu dikhawatirkan sampai akhir 2007 "

sumber: http://carapedia.com/paragraf_generalisasi_info1968.html

Contoh Paragraf Analogi

Dalam hal penanganan kredit macet di Indonesia saat ini memang penanganannya tidaklah mudah. Ibarat kita memegang sebutir telur, apabila terlalu keras memegangnya, telur itu akan pecah. Namun jika terlalu longgar memegangnya juga akan pecah karena dapat terlepas dari tangan. Pihak Bank harus selektif dalam pemberian kredit, baik KTA (Kredit Tanpa Agunan) maupun KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Agar pinjaman–pinjaman kredit yang diberikan tidak menambah membengkaknya angka kredit macet.

Contoh Paragraf Sebab-Akibat (Kausalitas)

Seharusnya Indonesia telah menerapkan Negara kesejahteraan sejak awal kemerdekaan. Program Jamsostek baru dimulai pada 1976 sehingga Indonesia tertinggal membentuk tabungan nasional. Padahal, Malaysia sudah memulainya sejak 1959. Akibatnya, saat krisis melanda Asia pada 1997/1998, Indonesia paling sulit untuk bangkit lagi. Oleh karena itu, Indonesia perlu melakukan reformasi penyelenggaraan program jaminan sosial.

23/10/12

Retribusi Rusunawa Naik setelah Dikunjungi Jokowi

Kunjungan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ke kawasan kompleks rumah susun sewa (rusunawa) Marunda, Jakarta Utara, pada Kamis pekan lalu, membawa berkah bagi pengelola rusunawa. Pengelola retribusi mengungkapkan, setelah kunjungan Jokowi--sapaan Joko Widodo--justru retribusi sewa penghuni melonjak tajam hingga 200 persen.

Padahal, saat berkunjung ke sana, Jokowi sempat berujar untuk meningkatkan minat terhadap rusunawa Marunda, bila perlu diberi subsidi penuh atau menggratiskan selama periode tertentu.


"Biasanya, Rp 2-5 juta sehari, kemarin, Jumat, sampai Rp 10 juta lebih," ujar anggota Staf Administrasi Rusunawa Marunda, Yosep Sipayung, pada Senin, 22 Oktober 2012. Rupanya, kedatangan orang nomor satu di Jakarta tersebut mampu mengingatkan penghuni kompleks untuk bayar sewa (retribusi) tepat waktu.


Pengelola 700 unit tersebut mengatakan pembayaran sewa tiap unit berselisih sekitar Rp 7 ribu. Lantai dasar, kelompok warga tidak mampu, bersubsidi hanya membayar Rp 150 ribu, lantai V Rp 128 ribu per kamar ukuran 30 meter persegi, sedangkan penghuni non-subsidi harga sewa per kamarnya mencapai Rp 371 ribu untuk lantai satu dan Rp 304 ribu untuk lantai V. "Tidak semuanya bayar tiap bulan, ada yang nunggak juga," kata dia.


Hingga kini, sejak rusunawa dihuni pada 2008, tunggakan sewa dari seluruh penghuni mencapai 410 unit dengan kerugian hingga Rp 3,2 miliar. "Itu total akumulasi tunggakan, kami akan terus berupaya supaya mereka bayar," kata dia.


Asri Hidayat, pengelola lainnya, menambahkan, hingga kini, dari sekitar 26 blok atau sekitar 2.600 unit kamar rusunawa Marunda yang dibangun pemerintah, baru sekitar 700 unit yang dihuni, sedangkan sisanya masih sepi peminat. "Masih banyak yang kosong."


Belum terealisasinya penyerahan pengelolaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan Rakyat terhadap dua cluster kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebabkan aset tersebut terbengkalai. Akibatnya, banyak fasilitas pendukung rusun raib dicuri. "Mungkin hanya sekitar 20 persen yang masih tersisa di luar bangunan," ujarnya. (TEMPO.CO, Jakarta : JAYADI SUPRIADIN)


Dapat dibayangkan apabila Gubernur DKI tersebut mengunjungi tempat-tempat lain yang memang membutuhkan dukungan dalam bidang peningkatan kegiatan ekonominya, pasti akan sangat membantu perekonomian orang-orang sekitar maupun orang-orang yang menggantungkan hidupnya dari penghasilan tempat-tempat yang dikunjungi Gubernur DKI tersebut. 

Kunjungan Wisman ke Indonesia Naik Lima Persen

Wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia pada periode Januari-Agustus 2012 sebanyak 5.211.70, atau naik lima persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.964.167 wisatawan.

Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pusdatin Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatat kunjungan wisman ke Indonesia pada Agustus 2012 mencapai 634.194 atau naik 2,11 persen dibandingkan Agustus tahun lalu.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu di Jakarta, Senin, menyambut baik kenaikan jumlah kunjungan wisman tersebut. "Meski kenaikan pada Agustus relatif rendah, ini sinyal positif pariwisata akan tetap berkontribusi di tengah perlambatan perekonomian global. Kita akan mengoptimalkan strategi pemasaran pada empat bulan terakhir untuk memastikan target delapan juta wisman akan tercapai," kata Mari.

Negara asal wisman yang mengalami pertumbuhan tertinggi pada Agustus 2012 adalah Uni Emirat Arab sebesar 128,5 persen, Arab Saudi sebesar 84,4 persen, Mesir 33,9 persen, Bahrain 33,3 persen, dan Thailand 11,7 persen. "Bila diakumulasi Januari hingga Agustus 2012 dibandingkan tahun lalu, wisman asal Mesir dan China tercatat mengalami pertumbuhan tertinggi masing-masing naik 32,7 persen dan 25,5 persen," ujarnya. (Ant) (Liputan6.com, Jakarta: Wisatawan Mancanegara | oleh Fredrick Rieuwpassa).


Dengan terus bertambahnya jumlah wisatawan mancanegara, tentunya akan meningkatkan pendapatan perekonomian Indonesia dari segi sektor pariwisata. Tentunya hal ini akan menjadi pendorong bagi pemerintah untuk memperbaiki pelayanan di setiap tempat wisata. Dalam hal ini memberi kenyamanan pada setiap wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang berkunjung adalah hal yang sangat penting.